Journal Description
Journal of Mathematical Psychometrics and Measurement Science is a peer-reviewed journal published by Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP). Journal of Mathematical Psychometrics and Measurement Science is an international, peer-reviewed journal dedicated to publishing high-quality research in the field of mathematical psychometrics and measurement science. The journal aims to bridge the gap between mathematical theory and measurement practice by providing a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate innovative work in model development, analytical techniques, and quantitative assessment methodologies. The journal welcomes original research articles, methodological papers, and systematic reviews that contribute to the advancement of modern measurement science. Journal of Mathematical Psychometrics and Measurement Science focuses on the development, application, and evaluation of quantitative methods grounded in mathematics and statistics for measurement across educational, psychological, and behavioral sciences.
Announcements
No previous issue is available yet.
Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Mathematical Psychometrics and Measurement Science
Published: May 28, 2026
Download XML CopernicusArticles
Pengaruh Disposisi Matematis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, namun masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek afektif seperti disposisi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 215 siswa, dengan sampel sebanyak 54 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket disposisi matematis dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika, kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi sederhana dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi matematis memiliki hubungan positif dengan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,4267. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = 33,3746 + 0,1682X, dengan kontribusi sebesar 18,21%. Temuan ini menunjukkan bahwa disposisi matematis berperan dalam mendukung kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Evaluasi Karakteristik Butir Soal Tes Numerikal Differential Aptitude Test melalui Analisis Psikometrik
Studi ini mengevaluasi karakteristik psikometrik subtes numerik dari Tes Bakat Diferensial menggunakan Model Rasch untuk menentukan kualitas dan kelayakan instrumen dalam mengukur kemampuan numerik. Desain evaluasi psikometrik kuantitatif digunakan yang melibatkan siswa sekolah menengah pertama yang dipilih melalui pengambilan sampel acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan tes bakat numerik dikotomis 40 item dan dianalisis menggunakan Winsteps versi 5.6. Temuan menunjukkan bahwa instrumen tersebut menunjukkan kualitas psikometrik keseluruhan yang baik, dengan reliabilitas yang memuaskan, indeks pemisahan yang dapat diterima, dan konsistensi internal yang memadai. Sebagian besar item sesuai dengan model Rasch, menunjukkan bahwa sebagian besar item tes berfungsi dengan tepat dalam mengukur kemampuan numerik. Distribusi kesulitan item berkisar dari sangat mudah hingga sangat sulit, menunjukkan bahwa instrumen tersebut mencakup berbagai tingkat kemampuan. Peta item-orang menunjukkan bahwa tes tersebut umumnya selaras dengan tingkat kemampuan sebagian besar responden, meskipun jumlah item yang sangat sulit terbatas. Analisis Fungsi Item Diferensial mengungkapkan bahwa sebagian besar item adil di seluruh kelompok, dengan hanya sejumlah kecil yang menunjukkan potensi bias. Secara keseluruhan, subtes numerik dari Tes Bakat Diferensial dianggap cukup layak untuk penilaian pendidikan, meskipun beberapa item memerlukan revisi dan evaluasi lebih lanjut.
Evaluasi Psikometrik Instrumen Fatherless Menggunakan Pendekatan Rasch Model
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen fatherless menggunakan model Rasch. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif engan subjek penelitian sebanyak 106 siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala fatherless dengan model skala Likert 4 poin. Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi WINSTEP versi 5.6.0 untuk menguji validitas, reliabilitas, unidimensionalitas, rating scale, dan item measure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen fatherless memiliki kualitas pengukuran yang baik berdasarkan analisis Rasch model. Nilai person reliability sebesar 0,93 dan item reliability sebesar 0,95 menunjukkan tingkat konsistensi instrumen yang sangat baik. Hasil analisis unidimensionalitas menunjukkan nilai raw variance explained by measures sebesar 54,7% sehingga instrumen memenuhi asumsi unidimensionalitas. Lalu, terdapat hasil rating scale menunjukkan bahwa kategori jawaban pada instrumen secara umum telah berfungsi dengan baik, meskipun masih terdapat kedekatan antara beberapa kategori jawaban. Hasil item measure juga menunjukkan adanya variasi tingkat kesulitan item pada instrumen fatherless. Dengan demikian, instrumen fatherless dinyatakan layak digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian.
Pengembangan Instrumen Fear of Failure (FoF): Analisis Psikometrik dengan Pendekatan Model Rasch
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kualitas psikometrik instrumen Fear of Failure (FoF) pada siswa sekolah menengah. Instrumen disusun berdasarkan lima aspek FoF menurut David E. Conroy dan terdiri atas 40 butir pernyataan dengan skala Likert empat pilihan. Penelitian melibatkan 154 siswa SMK Wisata Kharisma Depok. Analisis data menggunakan Model Rasch melalui program WINSTEPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki kualitas yang baik dengan person reliability sebesar 0,82, item reliability sebesar 0,97, dan Cronbach’s Alpha sebesar 0,84. Instrumen juga memenuhi asumsi unidimensionalitas dengan nilai Raw Variance Explained by Measures sebesar 41,7% dan Unexplained Variance in 1st Contrast sebesar 9,2%. Sebagian besar item memenuhi kriteria fit, dan 38 dari 40 item tidak menunjukkan bias berdasarkan analisis Differential Item Functioning (DIF). Dengan demikian, instrumen FoF memiliki validitas dan reliabilitas yang memadai serta layak digunakan untuk mengukur tingkat Fear of Failure pada siswa sekolah menengah.
Karakteristik Psikometrik Skala Internet Gaming Disorder Berdasarkan Model Pengukuran Rasch
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kualitas psikometrik instrumen Internet Gaming Disorder pada siswa sekolah menengah. Metode yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan fokus pada pengembangan alat ukur, melibatkan 108 siswa kelas XI dari SMK Negeri 37 Jakarta. Instrumen dikembangkan berdasarkan enam aspek IGD serta menggunakan skala Likert dengan 4 pilihan. Analisis data dikerjakan menggunakan model Rasch serta software Winsteps untuk menguji validitas, reliabilitas, unidimensionalitas, dan fungsi kategori respon. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semua item dan responden sesuai dengan kriteria model, ditunjukkan dengan nilai infit dan outfit MNSQ yang berada dalam rentang 0,5–1,5. Instrumen ini memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi dengan nilai reliabilitas item sebesar 0,98, reliabilitas person 0,92, dan Cronbach’s Alpha mencapai 0,96. Nilai raw variance explained sebesar 64,9% menunjukan adanya unidimensionalitas yang cukup kuat. Selain itu, skala Likert berfungsi dengan baik dan sebagian besar item tidak menunjukkan bias, meskipun terdapat satu item yang perlu dievaluasi. Dengan demikian, instrumen IGD yang telah dikembangkan dinyatakan valid, reliabel, dan layak untuk digunakan dalam mengukur tingkat kecanduan game online di kalangan remaja.
Upcoming Issue
Upcoming issue information will appear here when it is prepared by the journal.