Perbedaan Tingkat Kepercayaan Diri Anak Laki-Laki dan Perempuan Usia 9-10 Tahun

Aisyah Aisyah
Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Indonesia
Mutiara Sahara
Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Indonesia
Amanda Widyaningsih
Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepercayaan diri antara anak laki-laki dan perempuan usia 9-10 tahun di Kelurahan Mekarsari, Kota Depok. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain ex-post facto, sampel terdiri dari 60 anak yang dipilih melalui cluster random sampling 30 laki-laki dan 30 perempuan. Instrumen yang digunakan adalah Skala Persepsi Kepercayaan Diri Anak, yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, anak perempuan memiliki skor kepercayaan diri lebih tinggi dari pada anak laki-laki dengan selisih rata-rata 3,56 poin. Namun, hasil uji t menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara kedua kelompok (p = 0,109 > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pada usia 9-10 tahun, tingkat kepercayaan diri anak laki-laki dan perempuan relatif seimbang. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran lingkungan keluarga dan sekolah dalam mendukung perkembangan kepercayaan diri anak secara setara tanpa bias gender, serta menjadi dasar pengembangan program intervensi dan bimbingan konseling yang responsif gender sejak usia dini.

Keywords

Licensing Information

Copyright (c) 2025 Aisyah Aisyah, Mutiara Sahara, Amanda Widyaningsih

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

How to Cite

Aisyah, A., Sahara, M., & Widyaningsih, A. (2025). Perbedaan Tingkat Kepercayaan Diri Anak Laki-Laki dan Perempuan Usia 9-10 Tahun. Jurnal Keilmuan Pendidikan, 1(2), 79–87. https://doi.org/10.63203/040923600

References Total References: 33

  1. Alhadi, S., Purwadi, P., Muyana, S., Saputra, W. N. E., & Supriyanto, A. (2018). Self-regulation of emotion in students in Yogyakarta Indonesia: Gender differences. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 3(1), 35–46. https://doi.org/10.17977/um001v3i12018p035
  2. Ashari, L. H., Burhan, Z., & Herlina, H. (2023). Terapi berpikir positif untuk meningkatkan kepercayaan diri pada atlet beladiri karate SMA 1 Praya Timur. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 4(2), 127–138. https://doi.org/10.55681/nusra.v4i2.485
  3. Azmi, I. U., Nafi'ah, N., Thamrin, M., & Akhwani, A. (2021). Studi komparasi kepercayaan diri (self confidence) siswa yang mengalami verbal bullying dan yang tidak mengalami verbal bullying di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3551–3558. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1389
  4. Bleidorn, W., Arslan, R. C., Denissen, J. J. A., Rentfrow, P. J., Gebauer, J. E., Potter, J., & Gosling, S. D. (2016). Age and gender differences in self-esteem—A cross-cultural window. Journal of Personality and Social Psychology, 111(3), 396–410. https://doi.org/10.1037/pspp0000078
  5. Eccles, J. S., & Roeser, R. W. (2015). School and community influences on human development. In R. M. Lerner (Ed.), Handbook of child psychology and developmental science (7th ed., pp. 571–643). Hoboken, NJ: Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118963418.childpsy416
Read More — Show All 33 References Show Less
  1. Fitri, M. (2025). Profil kepercayaan diri remaja serta faktor-faktor yang mempengaruhi. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 11(1). https://jurnal.iicet.org/index.php/jppi/article/view/182
  2. Fitriani, S., & Amelia, S. (2021). Konsep kepercayaan diri remaja putri dalam perspektif bimbingan dan konseling Islam. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(2), 45–52. https://doi.org/10.29210/120182021
  3. Gustina, E., & Sari, M. P. (2020). Peningkatan kepercayaan diri anak usia dini melalui metode bercerita di TK Islam Terpadu Rabbani Pekanbaru. Jurnal Mentari, 3(2), 89–98. https://doi.org/10.60155/mentari.v3i2.174
  4. Harter, S. (2015). The construction of the self: Developmental and sociocultural foundations (2nd ed.). New York, NY: Guilford Press.
  5. Hasanah, U. (2019). Pengembangan kreativitas dan konsep diri anak sekolah dasar. JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 2(3), 156–165. https://journal.unismuh.ac.id/index.php/jrpd/article/view/3984
  6. Hayati, N., & Yusri, F. (2023). Meningkatkan kepercayaan diri anak di Panti Asuhan Darul Ikhlas Kabupaten Padang Pariaman. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 2(1), 114–125. https://doi.org/10.58192/sejahtera.v2i1.460
  7. Hidayati, N., Burhani, I., & Yusuf, M. A. (2018). Studi perbedaan tingkat kepercayaan diri siswa laki-laki dan perempuan kelas 4 dan 5 yang mengikuti leadership program di SD Islamic Internasional School (PSM) Kediri. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 2(2), 109–120. https://jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/happiness/article/view/344/223
  8. Irawati, D., Izzati, U. A., & Sari, Y. K. (2022). Perbedaan regulasi diri belajar pada siswa sekolah dasar kelas VI ditinjau dari jenis kelamin. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 6(1), 198–207. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v6i1.1463
  9. Marsiwi, D. T. L., Ismanto, H. S., & Baihaqi, M. A. (2023). Kepercayaan diri peserta didik dalam mengikuti pembelajaran: Perbedaan gender. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 5255–5261. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.14178
  10. Moksnes, U. K., & Espnes, G. A. (2016). Self-esteem and life satisfaction in children and adolescents: Gender differences and developmental patterns. Scandinavian Journal of Psychology, 57(2), 151–158. https://doi.org/10.1111/sjop.12262
  11. Nazla, T., & Fitria, N. (2021). Pengembangan kepercayaan diri melalui metode show and tell pada anak. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif, 3(1), 31. https://journal.uai.ac.id/index.php/AUDHI/article/view/590
  12. Nuretha, A. A., Wirakhmi, I. N., & Triana, N. Y. (2023, November). Hubungan verbal abuse orang tua dengan tingkat kepercayaan diri pada anak di SD Negri 1 Sokaraja Tengah. In Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. 350–359). https://prosiding.uhb.ac.id/index.php/SNPPKM/article/view/1204/470
  13. OECD. (2015). The ABC of gender equality in education: Aptitude, behaviour, confidence. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264229945-en
  14. Oktaviani, A. R., & Barida, M. (2021). Meningkatkan kepercayaan diri dalam konseling kelompok dengan teknik modeling. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan, 2(1). https://ejournal.umm.ac.id/index.php/procedia/article/view/25195
  15. Orth, U., & Robins, R. W. (2019). Development of self-esteem across the lifespan. Current Directions in Psychological Science, 28(4), 328–333. https://doi.org/10.1177/0963721419849685
  16. Pomerantz, E. M., Ng, F. F. Y., & Wang, Q. (2019). Mothers’ mastery-oriented involvement and children’s self-esteem. Child Development, 90(3), 904–920. https://doi.org/10.1111/cdev.12960
  17. Pradigdo, A. S. D., & Jannah, M. (2021). Perbedaan kepercayaan diri atlet laki-laki dan perempuan UKM Universitas Negeri Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(7). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/41911
  18. Priyanggaeni, K. (2017). Hubungan antara kepercayaan diri dan sikap sadar gender dengan keputusan karir pada remaja akhir perempuan. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1), 46–57. https://journals.ums.ac.id/index.php/indigenous/article/view/4622
  19. Rahman, A. (2020). Peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri pada anak usia dini. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 15(2), 265–284. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Edukasia/article/view/759
  20. Riyanti, D. (2021). Meningkatkan kepercayaan diri pada remaja dengan metode cognitive restructuring. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 2(4), 567–576. https://jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/31857
  21. Rohmah, J. (2018). Pembentukan kepercayaan diri anak melalui pujian. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 2(1). https://doi.org/10.21274/martabat.2018.2.1.117-134
  22. Rukmi, D. A., & Khosiyono, B. H. C. (2023). Peningkatan kreativitas dan percaya diri melalui pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran IPS SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(3), 624–635. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.1756
  23. Safitri, D. (2021). Kepercayaan diri pada remaja: Menguji peranan perbandingan sosial dan ketidakpuasan tubuh. INNER: Journal of Psychological Research, 4(2), 78–89. https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/861
  24. Sari, D. P., et al. (2022). Peran lingkungan keluarga terhadap kepercayaan diri anak dengan model konseling psikologi individual. SCHOULID: Indonesia Jurnal of School Counseling. https://jurnal.iicet.org/index.php/schoulid/article/view/859
  25. Syahputra, Y., Rahmat, C. P., & Erwinda, L. (2025). Instrumentasi Tes dalam Bimbingan dan Konseling. CV Eureka Media Aksara.
  26. Tang, Y., Wang, M. T., Guo, J., & Salmela-Aro, K. (2021). Building grit: The longitudinal pathways between parental autonomy support, grit, and self-esteem. Journal of Adolescence, 88, 1–14. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2021.02.002
  27. Trimayati, R. H., Sholichah, I. F., & Alfinuha, S. (2023). Perbandingan tingkat kepercayaan diri ditinjau dari jenis kelamin pada siswa SMA Negeri 1 Cerme. PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi), 18(1), 42–48. https://doi.org/10.30587/psikosains.v18i1.5315
  28. Wijayanti, K., Wulandari, S., & Prasetyo, I. (2023). Profil gaya kelekatan pada remaja di Indonesia: Kajian literatur sistematik terhadap kepercayaan diri dan penyesuaian sosial. Jurnal Psikologi, 16(2), 145–158. https://doi.org/10.35760/psi.2023.v16i2.2647

Downloads

Download data is not yet available.