Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental: Edukasi Gaya Kelekatan untuk Menghindari Tren Self-Diagnosis
DOI:
https://doi.org/10.63203/abdimasia.v2i1.522Keywords:
Literasi Kesehatan Mental, Gaya Kelekatan, Self-Diagnosis, Mahasiswa, PsikoedukasiAbstract
Fenomena self-diagnosis di media sosial menciptakan tantangan baru bagi literasi kesehatan mental mahasiswa, di mana informasi mengenai gaya kelekatan (attachment style) sering kali disalahpahami sebagai label patologis tanpa evaluasi profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dinamika gaya kelekatan serta membangun sikap kritis terhadap tren diagnosis mandiri di era digital. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui teknik ceramah interaktif, bantuan media visual, dan simulasi kasus relasional yang relevan dengan kehidupan mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan secara luring di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin untuk memfasilitasi interaksi langsung dan ruang refleksi yang aman bagi peserta. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan berbasis bukti tentang bagaimana pola kelekatan memengaruhi hubungan interpersonal serta pentingnya konsultasi profesional. Melalui pendekatan ini, mahasiswa didorong untuk mengalihkan kecenderungan self-diagnosis menjadi kesadaran diri (self-awareness) yang lebih sehat dan akurat. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa literasi kesehatan mental yang tepat merupakan kunci utama dalam memitigasi dampak negatif misinformasi media sosial sekaligus memperbaiki kualitas hubungan interpersonal di kalangan generasi muda.
Downloads
References
Ananta, S. (2026). The role of psychological safety and belonging in classroom engagement among first-year undergraduates. Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 10(1), 100–109. https://doi.org/10.20961/jikap.v10i1.108676
Arum Kinanti, D., Rizkirabbani Labibah, G., Maharani Santosa, N., & Septiani, N. (2025). Krepa: Kreativitas Pada Abdimas Edukasi Gaya Kelekatan (Attachment Styles) Sebagai Upaya Pencegahan Self-Diagnosis Yang Salah Di Media Sosial Tiktok. Cahaya Ilmu Bangsa, 6. https://doi.org/10.9765/Krepa.V218.3784
Aulia 2025. (n.d.).
Bizzotto, N., de Bruijn, G. J., & Schulz, P. J. (2023). Buffering against exposure to mental health misinformation in online communities on Facebook: the interplay of depression literacy and expert moderation. BMC Public Health, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12889-023-16404-1
Caron, A. , L. M.-F. , B. J.-F. , L. C. , & J. S. M. (2012). Comparisons of attachment in close relationships: An evaluation of attachment to parents, peers, and romantic partners in young adults. Canadian Journal of Behavioural Science, 44, 245–256. https://doi.org/10.1037/a0028013
Danahfatin, A., & Mellyza Rizka, C. (2024). Pengaruh Attachment Styles Terhadap Ketergantungan Emosional Remaja Berpacaran. Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi, 15(1), 27–38. https://doi.org/doi.org/10.51353/inquiry.v15i01.974
Feeney, J. A. , & N. P. (1990). Attachment style as a predictor of adult romantic relationships. Journal of Personality and Social Psychology, 58(2), 281–291. https://doi.org/10.1037/0022-3514.58.2.281
Fraley, R. C. , & R. G. I. (2019). The develpoment of adult attachment style: four lessons. ScienceDirect, 25, 26–30. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2018.02.008
Hasanah, S., Reggia, D., & Laksmiwati, H. (2025). Hubungan Attachment Style Dengan Kepuasan Hubungan Romantis Pada Mahasiswa Akhir Psikologi UNESA. Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 12(1). https://doi.org/10.6734/liberosis.V2I2.3027
Hazan, C., & Shaver, P. (1987). Romantic Love conceptualized as an attachment process. 52(3), 511–524.
Hudon, A., Perry, K., Plate, A. S., Doucet, A., Ducharme, L., Djona, O., Testart Aguirre, C., & Evoy, G. (2025). Navigating the Maze of Social Media Disinformation on Psychiatric Illness and Charting Paths to Reliable Information for Mental Health Professionals: Observational Study of TikTok Videos. Journal of Medical Internet Research, 27. https://doi.org/10.2196/64225
Kaurin, A., Pilkonis, P. A., & Wright, A. G. C. (2022). Attachment Manifestations in Daily Interpersonal Interactions. Affective Science, 3(3), 546–558. https://doi.org/10.1007/s42761-022-00117-6
Kilanta, D. L. , & B. Y. (2025). Kecemasan Emosional dan Kualitas Hubungan Interpersonal: Peran Moderasi Gaya Kelekatan Pada Generasi Z. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 782–796.
Komala, C., Faozi, A., Rahmat, D. Y., & Sopiah, P. (2023). Hubungan literasi kesehatan mental dengan trend self-diagnosis pada remaja akhir. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(3), 206–213. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i3.10125
Lestari, M. P., & Kusuma, R. S. (2019). Hubungan Romantis Di Media Sosial (Resepsi Pengguna Terhadap Keterbukaan Hubungan Romantis yang Diunggah Selebgram di Instagram). 28 Komuniti, 11(1).
Munandar, H. et. al. (2025). Penyuluhan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Gigi UMPR- Strategi Mencegah Self-Diagnose Pada Gen-Z.
Pasenrigading, A. R. , Nur. H. , & Daud. M. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Persepsi Diri dan Pembentukan Identitas Remaja The Influence of Social Media on Adolescent Self-Perception and Identity Formation. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9). https://doi.org/10.5281/zenodo.15290940
Rahmadianti, Y. P. , & F. (2025). Toxic Relationships and Attachment Styles Among Young Adults: A Qualitative Research. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(3), 286–297. https://doi.org/10.33822/jep.v8i3.11772
Sileuw, M. I. (. (2025). Gaya kelekatan pada dewasa awal dalam menjalin relasi romantis. In D. Karmiyati (Ed.), Psikologi untuk kehidupan yang lebih baik (p. 65). Universitas Muhammadiyah Malang. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=pYyREQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA65
Sukmawati, D. T., Yusuf Ln, S., & Nadhirah, N. A. (2023). The Phenomenon Of Self-Diagnosis Of Mental Health In The Era Of Mental Health Literacy. JECO Journal of Education and Counseling Journal of Education and Counseling, 4(1), 48–63.
Ulinuha, M., & Partini, ; (2025). Persepsi Konten Gangguan Mental Di Sosial Media Dengan Literasi Kesehatan Mental Terhadap Tingkat Self Diagnosis Pada Gen-Z [Universitas Muhammadiyah Surakarta.]. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/137033
Wardani, E. N., Lia, R., Khotimah, K., Septiani, R. W., Lestari, W. P., Pramesti, A. D., Uin, R., Mas, S., & Surakarta, I. (2024). Pengaruh TikTok terhadap Perilaku Sosial Mahasiswa: Studi Kasus Pengguna Aktif. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, (2), 145–154. https://doi.org/10.22515/academica.v8i2.10249
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfaidah Ardis, Salsabila Nasution, Inaya Ridhayanti Qarimah, Qawiyyan Fitri, Alifia Ainun Rizky

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Similar Articles
- Jaya Purnama, Intan Putri Aulia, Rina Sakinah, Reynaldi Adiantono, Dila Nur Fadhilah, Lira Erwinda, Menumbuhkan Mindset Positif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar di PKBM Halifa Pandeglang , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Mutiara Farhatul Auliyaillah, Putri Nur Ramdhani, Rogers Clinton Pittor Halomoan, Netty Merdiaty, Peningkatan Literasi Teknologi Ibu Rumah Tangga dan Sikap Menghormati Orang Lain pada Anak melalui Program Pengabdian Masyarakat , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Yuli Rohmiyati, Maulida Nur, Charles Frisheldy Nainggolan, Gun Gun Gunawan, Olimvia Setiani, Nefi Yulianti Indah Sari, Nofi Fitriyani, Siti Suhaelah, Ari Ihsan Rahmana, Edukasi Interaktif untuk Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar melalui Program KKM , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Tuti Alawiyah, Prio Utomo, Devy Sekar AN, Luna Nuranisa Zakiah, Optimalisasi Pemanfaatan Platform Digital untuk Eksplorasi Minat Studi dan Karier bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Muhammad Rezza Septian, Dona Fitri Annisa, Riesa Rismawati Siddik, Penggunaan Virtual Reality (VR) Untuk Simulasi Interaksi Multikultural Dalam Mengembangkan Toleransi Siswa , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Rima Irmayanti, Azni Nurul Fauzia, Reza Pahlevi, Dedi Junaedi, Siti Azrilia, Disiplin Positif untuk Menghadapi Tantangan di Era Digital , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Evi Fitriyanti, Yuda Syahputra, Solihatun Solihatun, Anisa Melamita, Muhammad Ichsan Ramadhan, Pelatihan Komunikasi Efektif untuk Mengurangi Glossophobia pada Tutor Bimbel , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
- Ahsanul akbar Syarif, Ahmad Zainul Balya, Moh. Rizal Majdi, Muhammad Husni Tamim, Inovasi Modifikasi Sarana dan Prasarana Permainan Petanque sebagai Media Pengenalan Olahraga Baru bagi Siswa , Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi : Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
You may also start an advanced similarity search for this article.


















