Check for updates

Kesehatan Mental Dalam Konteks Tekanan Ekonomi: Pendekatan Studi Kasus

Articles
Syifa Leonida
Universitas Indraprasta PGRI
Sarah Anjani
Universitas Indraprasta PGRI
Hendry Sugara
Universitas Indraprasta PGRI

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh tekanan ekonomi terhadap kesehatan mental anak muda, yang merupakan masalah penting karena masa remaja merupakan periode perkembangan dengan banyak perubahan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji keterkaitan antara situasi ekonomi keluarga dan kesehatan mental remaja, serta menemukan faktor-faktor yang dapat melindungi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data diperoleh melalui wawancara dengan dua informan dari MTs Hidayatut Tholibin, masing-masing ditanya dengan dua belas pertanyaan utama mengenai tekanan ekonomi dan kesehatan mental. Temuan menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dapat menyebabkan kelelahan emosional, kecemasan, dan penurunan semangat belajar pada remaja. Strategi koping yang efektif, seperti mencari sumber penghasilan dan menabung, serta dukungan sosial dan spiritual, sangat diperlukan. Namun, terdapat pula strategi koping yang tidak efektif, seperti melarikan diri dari masalah atau menangis secara diam-diam. Kesimpulan studi ini menyatakan bahwa masalah ekonomi menghalangi pemenuhan kebutuhan dasar remaja, yang selanjutnya memengaruhi kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri menurut Teori Hierarki Kebutuhan Maslow.

Keywords

Author Biography

Syifa Leonida, Universitas Indraprasta PGRI
Sarah Anjani, Universitas Indraprasta PGRI
Hendry Sugara, Universitas Indraprasta PGRI

How to Cite

Leonida, S., Anjani, S., & Sugara, H. (2025). Kesehatan Mental Dalam Konteks Tekanan Ekonomi: Pendekatan Studi Kasus. TheraEdu: Journal of Therapy and Educational Psychology, 1(1), 38–47. https://doi.org/10.63203/021817700

Licensing Information

References Total References: 22

  1. Steinberg, L. & Scott, E. S. (2003). Less guilty by reason of adolescence: developmental immaturity, diminished responsibility, and the juvenile death penalty. The American Psychologist, 58(12), 1009–1018. https://doi.org/10.1037/0003-066X.58.12.10
  2. Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396. https://doi.org/10.1037/h0054346
  3. Minooei, M. S., Ghazavi, Z., Abdeyazdan, Z., Gheissari, A., & Hemati, Z. (2016). The effect of the family empowerment model on quality of life in children with chronic renal failure: children’s and parents’ views. Nephro-urology Monthly, 8(4), Article e36854. https://doi.org/10.5812/numonthly.36854
  4. Tiara, D. R., & Safira, A. R. (2023). Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Pada Keluarga Dengan Tingkat Ekonomi Rendah Di Kota Surabaya. Jurnal Golden Age, 7(1). https://doi.org/10.29408/jga.v7i1.16596
  5. Ramadhanty, F. N., & Kinanthi, M. R. (2021). Kualitas Hidup Remaja Berstatus Sosial Ekonomi Rendah: Bagaimana Kontribusi Resiliensi Keluarga?. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 31-46. https://doi.org/10.15575/psy.v8i1.8707
  6. Darmawan, A. D. (2024). Statistik persentase penduduk miskin di Kabupaten Bogor 2015-2024. Databoks Katadata. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/e0a46c7fa64d372/7-05-penduduk-di-kabupaten-bogor-masuk-kategori-miskin
  7. Petito, F., & Cummins, R. A. (2000). Quality of Life in Adolescence: The Role of Perceived Control, Parenting Style, and Social Support. Behaviour Change, 17(3), 196–207. https://doi.org/10.1375/bech.17.3.196
  8. Replita. (2018). Pengaruh Lingkungan Sosial dan Keadaan Ekonomi Keluarga terhadap Kesehatan Mental Remaja di Kelurahan Aek Tampang. Jurnal Kajian Gender dan Anak, 2(2), 147-169. https://doi.org/10.24952/gender.v2i2.2174
  9. Safitri, M. (2021). Pengaruh Masa Transisi Remaja Menuju Pendewasaan Terhadap Kesehatan Mental Serta Bagaimana Mengatasinya. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 30(1), 20–24. https://doi.org/10.17509/jpis.v30i1.29495
  10. Tohirin, M. (2022). Metode penelitian kualitatif dalam pendidikan dan bimbingan konseling: Pendekatan praktis untuk peneliti pemula dan dilengkapi dengan contoh transkrip hasil wawancara serta model penyajian data. PT Raja Grafindo Persada.
  11. Goodman, E., & Sariaslan, A. (2020). Adolescent mental health and parental income loss: A population-based study. Journal of Child Psychology and Psychiatry, and Allied Disciplines, 61(4), 486–495. https://doi.org/10.1111/jcpp.13115
  12. Rasmanah, M. (2020). Resiliensi dan kemiskinan: Studi kasus. Intizar, 26(1), 41-47. http://doi.org/10.19109/intizar.v26i1.5106
  13. Ghaleb, B. D. S. (2024). Towards a dynamic model of human needs: A critical analysis of Maslow's hierarchy. International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science, 2(3), 1028-1046. https://doi.org/10.59653/ijmars.v2i03.674
  14. Fatimah, R., Sunarti, E., & Hastuti, D. (2020). Tekanan ekonomi, interaksi orang tua-remaja, dan perkembangan sosial emosi remaja. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.1.1
  15. Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-1005-9
  16. Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping: Theory, research, practice. Guilford Press. https://doi.org/10.1037/10336-000
  17. Neppl, T. K., Jeon, S., Schofield, T. J., & Donnellan, M. B. (2015). The impact of economic pressure on parent positivity, parenting, and adolescent positivity into emerging adulthood. Family Relations. https://doi.org/10.1111/fare.12098
  18. Kim, Y., & Hagquist, C. (2018). Mental health problems among economically disadvantaged adolescents in Sweden: A cross-sectional study. BMC Public Health, 18(1), 1363. https://doi.org/10.1186/s12889-018-6277-0
  19. Shek, D. T. L., & Tsui, P. F. (2012). Economic stress, emotional quality of life, and problem behavior in Chinese adolescents with and without economic disadvantage. Social Indicators Research, 107(3), 393–410. https://doi.org/10.1007/s11205-011-9854-6
  20. Gintari, K. W., Jayanti, D. M. A. D., Laksmi, I. G. A. P. S., & Sintari, S. N. N. (2023). Kesehatan Mental Pada Remaja: The Overview of Mental Health in Adolescents. Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA), 2(3), 167-183. https://doi.org/10.12345/nursepedia.v2i3.5678
  21. Yulfa, R., Puspitawati, H., & Muflikhati, I. (2022). Tekanan ekonomi, coping ekonomi, dukungan sosial, dan kesejahteraan perempuan kepala keluarga. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 15(1), 14–26. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.1.14
  22. Purnama, N. L. A., Widayanti, M. R., Yuliati, I., & Kurniawaty, Y. (2023). Pengaruh mekanisme coping terhadap stres remaja. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(1), 1–10. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i1.2448

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.