Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Login Register
HANA: Humanities and Academic Narratives in Education
  • Home
  • Current
  • Archives
  • Announcements
  • About
    • About the Journal
    • Submissions
    • Privacy Statement
    • Contact
  1. Home /
  2. Search

Search

Advanced filters
Published After
Published Before

Search Results

Found 3 items.
  • Pelestarian Dodol Betawi di Era Modern

    Shinta Ady Saputri(1), Rahning Nilam Timur(2), Dewi Sasmita(3), Melina Lestari(4)
    (1) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka
    (2) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (3) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (4) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    DOI 10.63203/hana.v2i1.494 Published August 6, 2026 Pages 9-16 Abstract Views 28 PDF Views 18 Dimensions
    pdf XML Article Detail
    Abstract

    Dodol Betawi merupakan makanan khas Betawi yang telah lama dikenal dan memiliki nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Dodol Betawi dilestarikan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Subjek penelitian ini adalah seorang pembuat sekaligus penjual Dodol Betawi yang berdomisili di kawasan Condet, Jakarta Timur. Peneliti melakukan wawancara mendalam mengenai relevansi pembuatan Dodol Betawi dalam upaya pelestariannya di era modern. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tanggapan terkait pembuatan Dodol Betawi, yang melibatkan proses rumit serta keterampilan khusus yang diwariskan secara turun-temurun. Proses tersebut mencakup pemilihan bahan baku, teknik memasak yang khas, serta metode pengemasan yang unik. Dodol Betawi umumnya disajikan sebagai hidangan istimewa dalam pesta, acara adat, dan hari raya; selain itu, masyarakat Betawi juga berupaya melestarikannya di era modern melalui penyelenggaraan Festival Budaya Condet.

  • Lunturnya Nilai Humanistik Ondel-ondel Betawi: Narasi Budaya dan Tantangan Pelestariannya

    Aisya Fadilla(1), Faza Izzatun Nuha(2), Dewi Aistya(3), Melina Lestari(4)
    (1) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (2) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka
    (3) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (4) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    DOI 10.63203/hana.v1i1.436 Published December 9, 2025 Pages 1-7 Abstract Views 852 PDF Views 334 Dimensions
    PDF XML Article Detail
    Abstract

    Definisi budaya mencakup beragam definisi yang mencerminkan kompleksitasnya sebagai fenomena multidimensi. Secara etimologis, kata budaya berasal dari bahasa Latin "colere" dan dalam bahasa Indonesia dari bahasa Sansekerta "buddhayah". Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab lunturnya nilai-nilai budaya Ondel-ondel dan mengidentifikasi upaya pelestarian serta revitalisasi tradisi ini agar tetap relevan di tengah dinamika perkembangan zaman. Dengan memahami dinamika perubahan yang terjadi dalam tradisi Ondel-ondel, diharapkan dapat ditemukan solusi efektif untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai budaya Betawi agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah dua tokoh masyarakat dan tokoh masyarakat Betawi yang berdomisili di Jakarta. Peneliti melakukan wawancara mendalam terkait penyebab lunturnya nilai-nilai budaya ondel-ondel. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan makna Ondel-ondel dalam masyarakat Betawi. Dahulu, Ondel-ondel memainkan peran penting dalam pernikahan adat Betawi dan memiliki fungsi magis sebagai penolak bala. Kini, Ondel-ondel lebih sering digunakan untuk mengamen di jalanan, mengubah persepsi masyarakat terhadap simbol budaya ini dari sakral menjadi profan.

  • Asal Usul Etnis Betawi di Jakarta: Kajian Historis dan Sosio-Kultural

    Annisa Hendini(1), Zahra Putri Rahma Aliya(2), Aisyah Nur Syifa(3), Tesi Safitri(4), Eka Heriyani(5)
    (1) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (2) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
    (3) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
    (4) Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka
    (5) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
    DOI 10.63203/hana.v2i1.491 Published August 6, 2026 Pages 1-8 Abstract Views 37 PDF Views 12 Dimensions
    pdf XML Article Detail
    Abstract

    Keberadaan etnis Betawi sebagai masyarakat asli Jakarta tidak terlepas dari proses sejarah yang panjang serta dinamika sosial-budaya yang kompleks. Namun, modernisasi dan globalisasi menghadirkan tantangan bagi pelestarian identitas budaya Betawi, sehingga penelitian ini menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asal-usul etnis Betawi serta mengkaji bagaimana budaya mereka berkembang dan bertahan di era modern. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan terpilih dan didukung oleh studi pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Betawi terbentuk dari akulturasi berbagai kelompok etnis yang tinggal di Batavia sejak abad ke-17, termasuk kelompok Melayu, Arab, Tionghoa, dan Eropa. Perpaduan budaya ini telah membentuk karakteristik khas dalam hal bahasa, pakaian adat, kuliner, kesenian, dan tradisi sosial. Selain itu, meskipun dihadapkan pada modernisasi, budaya Betawi tetap bertahan melalui adaptasi dan upaya pelestarian budaya berbasis komunitas. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya memperkuat kesadaran budaya dan strategi pelestarian guna mempertahankan identitas Betawi sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Jakarta.

1 - 3 of 3 items
HANA: Humanities and Academic Narratives in Education

Address

Bumi Mutiara Serang, Cluster Symphony, Blok C2 No.18 Serang - Banten - Indonesia 42122
Join us on :

Contact Info

Rosada
+62 853-1289-8866
rosada@aapbk.org

Publisher

Asosiasi Asesmen Pendidikan
https://aapbk.org
© 2026 HANA: Humanities and Academic Narratives in Education. All rights reserved.
Licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Powered by Belova Creative Solusotion