Articles

Peningkatan Pemahaman Orang Tua tentang Pola Asuh Tanpa Membentak untuk Menjaga Kestabilan Emosi Anak melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

PDF Download PDF

Abstract

Kestabilan emosi pada anak merupakan faktor fundamental yang berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian, sosial, dan akademik di masa depan. Namun, hasil survei di Kampung Gempol Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten menunjukkan bahwa praktik pengasuhan dengan bentakan masih dianggap wajar oleh sebagian besar orang tua, akibat minimnya pengetahuan tentang dampak negatif kekerasan verbal. Untuk itu, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pola asuh positif tanpa membentak sebagai strategi menjaga kestabilan emosi anak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan partisipatif melalui ceramah, diskusi interaktif, dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta dengan dukungan tokoh masyarakat dan dosen ahli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang dampak membentak, munculnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya pola asuh empatik, serta terbentuknya komunitas belajar yang saling mendukung. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada terciptanya lingkungan keluarga yang lebih harmonis, sekaligus membuka peluang pengembangan pelatihan pola asuh berkelanjutan di tingkat komunitas

Keywords

References

  1. American Psychological Association. (2020). Parenting and child mental health. APA.
  2. Chang, L., Schwartz, D., Dodge, K. A., & McBride-Chang, C. (2003). Harsh Parenting in Relation to Child Emotion Regulation and Aggression. Journal of Family Psychology, 17(4), 598–606. https://doi.org/10.1037/0893-3200.17.4.598
  3. Davies, P. T., & Cummings, E. M. (1994). Marital conflict and child adjustment: An emotional security hypothesis. Psychological Bulletin, 116(3), 387–411.
  4. Eisenberg, N., Cumberland, A., & Spinrad, T. L. (1998). Parental socialization of emotion. Psychological Inquiry, 9(4), 241–273.
  5. Eisenberg, N., Valiente, C., & Eggum, N. D. (2010). Self-regulation and school readiness. Early Education and Development, 21(5), 681–698.
  6. Havighurst, S. S., Wilson, K. R., Harley, A. E., & Prior, M. R. (2009). Tuning in to kids: an emotion‐focused parenting program initial findings from a community trial. Journal of Community Psychology, 37(8), 1008–1023. https://doi.org/10.1002/jcop.20345
  7. Hwang, H. S., & Lim, J. H. (2019). The effects of parental verbal abuse on children’s psychological health. Child Psychiatry and Human Development, 50(3), 375–385.
  8. McKee, L., Roland, E., Coffelt, N., Olson, A. L., Forehand, R., Massari, C., ... & Zens, M. S. (2007). Harsh discipline and child problem behaviors: The roles of positive parenting and gender. Journal of Family Violence, 22(4), 187–196.
  9. Morris, A. S., Robinson, L. R., Hays‐Grudo, J., Claussen, A. H., Hartwig, S. A., & Treat, A. E. (2017). Targeting Parenting in Early Childhood: A Public Health Approach to Improve Outcomes for Children Living in Poverty. Child Development, 88(2), 388–397. https://doi.org/10.1111/cdev.12743
  10. Morris, A. S., Silk, J. S., Steinberg, L., Myers, S. S., & Robinson, L. R. (2007). The role of the family context in the development of emotion regulation. Social Development, 16(2), 361–388.
  11. Nelsen, J. (2015). Positive Discipline. Ballantine Books. Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience Human Development ((14th ed.)).
  12. McGraw-Hill Education. Rahma, S. A., Ikhsan, A. P. P., & Yemima, D. (2024). Dampak Pengabaian Orang Tua Terhadap Regulasi Emosi Anak. Jurnal Psikologi, 1(4), 18. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2649
  13. Straus, M. A., & Field, C. J. (2003). Psychological aggression by American parents: National data on prevalence, chronicity, and severity. Journal of Marriage and Family, 65(4), 795–808.
  14. Syafrudin, A. (2020). Kearifan lokal dalam penguatan kohesi sosial masyarakat. Jurnal Sosial Humaniora, 11(2), 155–166.
  15. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
  16. Wang, M. T., et al. (2014). Harsh parenting and adolescent adjustment: The moderating role of peer acceptance. Journal of Family Psychology, 28(6), 802–812.

How to Cite

Septarinjani, H., Hidayat, R. R., Oktara, T. W., Nasution, H. Z., & Mustaqim, A. (2026). Peningkatan Pemahaman Orang Tua tentang Pola Asuh Tanpa Membentak untuk Menjaga Kestabilan Emosi Anak melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, Dan Aksi , 2(1), 27–34. https://doi.org/10.63203/abdimasia.v2i1.482

License

Copyright (c) 2026 Hernindya Septarinjani, Raihan Rahman Hidayat, Tri Windi Oktara, Hairani Zahra Nasution, Ajril Mustaqim

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.