<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<noamArticleMetadata version="1.0">
  <journal>
    <title>Journal of Multidisciplinary Learning</title>
    <issnOnline>3124-6109</issnOnline>
    <issnPrint></issnPrint>
  </journal>
  <article id="621">
    <title><![CDATA[Interpersonal Siswa Dengan Anak Berkebutuhan Khusus  Dapat Dibentuk Melalui Layanan Orientasi]]></title>
    <abstract><![CDATA[Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan orientasi dalam membentuk hubungan interpersonal siswa reguler dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SMP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Depok. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment berbentuk pre-test dan post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII dan VIII dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 70 siswa yang terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas dan paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan orientasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hubungan interpersonal siswa dengan ABK. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 (<0,05) sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan layanan orientasi yang secara khusus diarahkan untuk membentuk hubungan interpersonal siswa reguler dengan ABK melalui materi pendidikan inklusif, komunikasi positif, empati, toleransi, kerja sama, dan penerimaan terhadap keberagaman. Dengan demikian, layanan orientasi tidak hanya digunakan untuk membantu siswa mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai strategi bimbingan dan konseling untuk memperkuat interaksi sosial yang inklusif antara siswa reguler dan ABK.]]></abstract>
    <doi>10.63203/0321062100</doi>
    <publicationDate>2026-08-25</publicationDate>
    <pages>47-55</pages>
    <url>https://journal.aapbk.org/index.php/jml/article/view/621</url>
    <pdfUrl>https://journal.aapbk.org/index.php/jml/article/view/621/190</pdfUrl>
    <keywords>
      <keyword><![CDATA[Interpersonal]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[ABK]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Layanan Orientasi]]></keyword>
    </keywords>
    <authors>
      <author>
        <name>Nur Rahma</name>
        <email>rnur1058@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Christine Masada Hirashita Tobing</name>
        <email>christinemasada@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Lusiana Wulansari</name>
        <email>lusianawulansari@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
    </authors>
    <references>
      <reference order="1">
        <content><![CDATA[Aryono, S. (2019). Meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik kelas VIII SMP melalui teknik token economy. Jurnal Konseling Gusjigang, 5(1), 23–29. https://doi.org/10.24176/jkg.v5i1.6348]]></content>
        <doi>10.24176/jkg.v5i1.6348</doi>
      </reference>
      <reference order="2">
        <content><![CDATA[Budi, B., Ramadhani, S., Azhari, A., & Fadilla, A. S. (2023). Komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4), 1987–1992. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.21526]]></content>
        <doi>10.31004/jrpp.v6i4.21526</doi>
      </reference>
      <reference order="3">
        <content><![CDATA[DeVito, J. A. (2019). The Interpersonal Communication Book (15th ed.). Pearson.]]></content>
      </reference>
      <reference order="4">
        <content><![CDATA[Gea, L. H., Munthe, M., Lase, F., & Zebua, E. (2024). Pelaksanaan bimbingan dan konseling komprehensif dalam pendidikan inklusif. Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan, 12(2), 512–526. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol12issue2year2024]]></content>
        <doi>10.30598/pedagogikavol12issue2year2024</doi>
      </reference>
      <reference order="5">
        <content><![CDATA[Gnawali, A. (2023). Quantitative Research Methods.]]></content>
      </reference>
      <reference order="6">
        <content><![CDATA[Luthfiah, Q. (2023). Layanan orientasi dalam bimbingan dan konseling di sekolah.]]></content>
      </reference>
      <reference order="7">
        <content><![CDATA[Megawati, Riska, Rahmi, Sarina, & Yusuf, A. (2025). Implementasi program bimbingan dan konseling dalam pendidikan inklusif. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 1(2), 113–126.]]></content>
      </reference>
      <reference order="8">
        <content><![CDATA[Mulyana, D. (2024). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. PT Remaja Rosdakarya.]]></content>
      </reference>
      <reference order="9">
        <content><![CDATA[Pradana, T. A., & Susilawati. (2023). Strategi intervensi layanan bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling.]]></content>
      </reference>
      <reference order="10">
        <content><![CDATA[Rahmah, N., dkk. (2023). Hubungan interpersonal siswa dalam pendidikan inklusif.]]></content>
      </reference>
      <reference order="11">
        <content><![CDATA[Ramadhanti, D. A., & Pradipta, R. F. (2022). Penyelenggaraan layanan bimbingan konseling bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Jurnal Ortopedagogia.digilib.uin-suka.ac]]></content>
      </reference>
      <reference order="12">
        <content><![CDATA[Rahmawati, N. Q., Shovmayanti, N. A., & Kurniawan, D. (2026). Pola komunikasi interpersonal dalam membangun solidaritas remaja. Komsospol, 6(1), 33–40. https://doi.org/10.47637/komsospol.v6i1.2219]]></content>
        <doi>10.47637/komsospol.v6i1.2219</doi>
      </reference>
      <reference order="13">
        <content><![CDATA[Roem, E., & Sarmiati. (2019). Komunikasi Interpersonal. CV IRDH.]]></content>
      </reference>
      <reference order="14">
        <content><![CDATA[Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.]]></content>
      </reference>
      <reference order="15">
        <content><![CDATA[Usiono, U., Rahmi, N., Harahap, A. R., & Lailatussyifa, L. (2024). Strategi pendidik dalam meningkatkan komunikasi interpersonal peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 32573–32578. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.12375jptam]]></content>
        <doi>10.31004/jptam.v7i3.12375jptam</doi>
      </reference>
      <reference order="16">
        <content><![CDATA[Wulandari, dkk. (2025). Efektivitas layanan orientasi dalam meningkatkan hubungan interpersonal peserta didik.]]></content>
      </reference>
      <reference order="17">
        <content><![CDATA[Zakri, R., Sarmiati, & Asmawi. (2025). Peran komunikasi interpersonal dalam membangun lingkungan belajar inklusif bagi siswa disabilitas. Education and Social Sciences Review, 6(1), 93–99. https://doi.org/10.29210/07essr612000]]></content>
        <doi>10.29210/07essr612000</doi>
      </reference>
      <reference order="18">
        <content><![CDATA[Zubair. (2022). Hubungan interpersonal peserta didik dalam pendidikan inklusif.]]></content>
      </reference>
    </references>
  </article>
</noamArticleMetadata>
