<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<noamArticleMetadata version="1.0">
  <journal>
    <title>Journal of Behavioral Innovation</title>
    <issnOnline>3164-2470</issnOnline>
    <issnPrint></issnPrint>
  </journal>
  <article id="541">
    <title><![CDATA[Analisis Perbedaan Kecerdasan Visual-Spasial Berdasarkan Gender pada Siswa]]></title>
    <abstract><![CDATA[Seks dan gender adalah dua konsep yang berbeda, di mana seks mengacu pada perbedaan biologis antara pria dan wanita yang ditandai oleh karakteristik anatomi dan fisiologis sejak lahir. Kecerdasan spasial visual adalah kemampuan kognitif yang berkaitan dengan seni visual dan pemahaman ruang, yang berkembang melalui tahapan kognitif menurut Piaget dan Inhelder, mulai dari tahap sensori-motor hingga tahap formal-operasional. Pada anak laki-laki, perkembangan kecerdasan spasial biasanya terjadi lebih cepat daripada pada anak perempuan, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam memecahkan masalah matematika. Kecerdasan spasial mencakup kemampuan untuk mengamati, merepresentasikan, dan memanipulasi hubungan dalam ruang, yang sangat penting dalam berbagai profesi seperti arsitek dan ahli bedah. Penelitian ini menyoroti perbedaan dalam perkembangan kecerdasan spasial berdasarkan gender dan dampaknya terhadap kemampuan kognitif anak.]]></abstract>
    <doi>10.63203/jbi.v1i1.541</doi>
    <publicationDate>2026-04-21</publicationDate>
    <pages>28-33</pages>
    <url>https://journal.aapbk.org/index.php/jbi/article/view/541</url>
    <pdfUrl>https://journal.aapbk.org/index.php/jbi/article/view/541/146</pdfUrl>
    <keywords>
      <keyword><![CDATA[Kecerdasan Spasial]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Gender]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Perkembangan Kognitif]]></keyword>
    </keywords>
    <authors>
      <author>
        <name>Nanda Salma Salsabila</name>
        <email>nandasalma51@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Bimbingan dan Konseling, Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Ni’Matulsya’Ban Puspa Ningrum</name>
        <email>ningrum@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Bimbingan dan Konseling, Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Sahdu Hilyah Sajidah</name>
        <email>sajidah@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Bimbingan dan Konseling, Universitas Indraprasta PGRI]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
    </authors>
    <references>
      <reference order="1">
        <content><![CDATA[Anwar, S., Salsabila, I., Sofyan, R., & Amna, Z. (2019). Laki-laki atau perempuan, siapa yang lebih cerdas dalam proses belajar? Sebuah bukti dari pendekatan analisis survaival. Jurnal Psikologi, 18(2), 281-296.]]></content>
      </reference>
      <reference order="2">
        <content><![CDATA[Ambarjaya, R. (2012). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.]]></content>
      </reference>
      <reference order="3">
        <content><![CDATA[Asis, M., Arsyad, N., & Alimuddin. (2015). Profil kemampuan spasial dalam menyelesaikan masalah geometri siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi ditinjau dari perbedaan gender (Studi kasus di kelas XI SMAN 17 Makassar). Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 3(1). Publikasi online.]]></content>
      </reference>
      <reference order="4">
        <content><![CDATA[Cahyono, B. (2017). Analisis keterampilan berfikir kritis dalam memecahkan masalah ditinjau perbedaan gender. Jurnal Matematika, 8(1).]]></content>
      </reference>
      <reference order="5">
        <content><![CDATA[Goriounova, N. A., Heyer, D. B., Giugliano, M., Verbist, C., … Mansvelder, H. D. (2018). Large and fast human pyramidal neurons associate with intelligence. ELife, 7, 1-38.]]></content>
      </reference>
      <reference order="6">
        <content><![CDATA[Ismi, K., Wahyudin, W., & Lestari, N. (2021). Analisis kemampuan spasial matematis ditinjau dari perbedaan gender siswa kelas VIII. Focus Action of Research Mathematic (Factor M), 4(1), 53–62.]]></content>
      </reference>
      <reference order="7">
        <content><![CDATA[Khaterina, & Garliah, L. (2012). Perbedaan kecerdasan emosi pada pria dan wanita yang mempelajari alat musik piano. Predicara, 1(1), 17-20.]]></content>
      </reference>
      <reference order="8">
        <content><![CDATA[Maier, P.H. (1998). Spatial geometry and spatial ability-How to make solid geometry solid?. Selected Papers from the Annual Conference of Didatics of Mathematics 1996, 63-75.]]></content>
      </reference>
      <reference order="9">
        <content><![CDATA[Nabilahumaida, N., Nurdin, N. S. M. M., Koesrohmana, S., & Sulastri, A. (2024). Gender Differences in Visual-Spatial Skills: Myth or Fact? A Systematic Literature Review. Al-Maiyyah: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 17(2), 106–123.]]></content>
      </reference>
      <reference order="10">
        <content><![CDATA[Narpila, S. D. (2019). Perbedaan kecerdasan spasial antara siswa laki-laki dan siswa perempuan kelas X SMA YPK Medan pada materi geometri. Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika, 2(1), 63-70.]]></content>
      </reference>
      <reference order="11">
        <content><![CDATA[Nst, N. F. A. (2024). Peran konseling keluarga dalam memperbaiki hubungan orang tua dan anak di lingkungan keluarga.]]></content>
      </reference>
      <reference order="12">
        <content><![CDATA[Khodijah, N. (2014). Psikologi pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.]]></content>
      </reference>
      <reference order="13">
        <content><![CDATA[Ramírez-Uclés, I. M., & Ramírez-Uclés, R. (2020). Gender Differences in Visuospatial Abilities and Complex Mathematical Problem Solving. Frontiers in Psychology, 11.]]></content>
      </reference>
      <reference order="14">
        <content><![CDATA[Santrock, J. W. (2012). Life-Span Development (13th ed.). New York:]]></content>
      </reference>
      <reference order="15">
        <content><![CDATA[Sternberg, R. J., & Kaufman, S. B., (2011). The Cambridge handbook of intelligence. Cambridge University Press.]]></content>
      </reference>
      <reference order="16">
        <content><![CDATA[Stoet, G., & Geary, D. C. (2015). Sex differences in academic achievement are not related to political, economic, or social equality. Intelligence, 48, 137–151.]]></content>
      </reference>
      <reference order="17">
        <content><![CDATA[Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.]]></content>
      </reference>
      <reference order="18">
        <content><![CDATA[Suparmi, S., Budayasa, I. K., & Setianingsih, R. (2022). Kemampuan Spasial Siswa SMP Laki-Laki Maskulin dan Perempuan Feminin dalam Memecahkan Masalah Geometri. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 7(1), 35–54.]]></content>
      </reference>
      <reference order="19">
        <content><![CDATA[Voyer, D., & Voyer, S. D. (2014). Gender differences in scholastic achievement: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 140(4), 1174–1204.]]></content>
      </reference>
      <reference order="20">
        <content><![CDATA[Zaidi, Z. F. (2010). Gender differences in human brain: A review. The Open Anatomy Journal, 2, 37–55.]]></content>
      </reference>
    </references>
  </article>
</noamArticleMetadata>
