<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<noamArticleMetadata version="1.0">
  <journal>
    <title>HANA: Humanities and Academic Narratives in Education</title>
    <issnOnline>3123-7045</issnOnline>
    <issnPrint></issnPrint>
  </journal>
  <article id="434">
    <title><![CDATA[Tradisi Weton Dalam Menentukan Perkawinan Adat Jawa (Studi Di Desa Sepande Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo)]]></title>
    <abstract><![CDATA[Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena praktik hitung weton yang masih dilakukan di Desa Sepande dalam kaitannya dengan nilai-nilai bimbingan dan konseling perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian naratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhitungan weton untuk jodoh berasal dari penjumlahan hari neptu dan pasaran masing- masing calon pengantin. Namun, dalam masyarakat sekarang ini tidak se-ekstrim dulu, jika weton antara laki-laki dan perempuan tidak memiliki kecocokan, maka keduanya harus berpisah dan mencari pasangan lain. Perhitungan weton hanya menjadi salah satu pertimbangan di luar faktor bibit, bebet, dan bobot apakah mereka akan melanjutkan perkawinan atau tidak. Penghitungan weton di Desa Sepande tidak seperti dulu lagi karena zaman sudah berubah. Nilai-nilai konseling perkawinan sudah termasuk dalam tradisi masyarakat sehingga perhitungan weton dianggap sebagai nasehat untuk berhati- hati ketika akan menikah.]]></abstract>
    <doi>10.63203/hana.v1i1.434</doi>
    <publicationDate>2025-12-08</publicationDate>
    <pages>8-13</pages>
    <url>https://journal.aapbk.org/index.php/hana/article/view/434</url>
    <pdfUrl>https://journal.aapbk.org/index.php/hana/article/view/434/98</pdfUrl>
    <keywords>
      <keyword><![CDATA[Perkawinan]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Weton]]></keyword>
      <keyword><![CDATA[Adat Jawa]]></keyword>
    </keywords>
    <authors>
      <author>
        <name>Novian Fachri</name>
        <email>novianfachri@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Prof. Dr Hamka]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Salsabilla Choirunnisa</name>
        <email>salsabillachoirunnisa@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Maulidina Sheila</name>
        <email>sheilamaulidina@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
      <author>
        <name>Cici Yulia</name>
        <email>ciciyulia@gmail.com</email>
        <affiliation><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka]]></affiliation>
        <orcid></orcid>
      </author>
    </authors>
    <references>
      <reference order="1">
        <content><![CDATA[Borobudur News. (2024, June 18). Asal-usul weton Jawa dan perhitungannya. Retrieved from]]></content>
      </reference>
      <reference order="2">
        <content><![CDATA[https://borobudurnews.com/asal-usul-weton-jawa-dan-perhitungannya/]]></content>
      </reference>
      <reference order="3">
        <content><![CDATA[DetikJateng. (2023). Tata cara hitungan weton Jawa untuk pernikahan: Makna, contoh, dan ramalan. Retrieved June 13, 2024, from]]></content>
      </reference>
      <reference order="4">
        <content><![CDATA[https://www.detik.com/jateng/budaya/d-6608082/tata-cara-hitungan-weton-jawa-untuk-pernikahan-makna-contoh-dan-ramalan]]></content>
      </reference>
      <reference order="5">
        <content><![CDATA[Pambagyo, S. (2024, June 15). Bancakan weton dan puasa apit weton. Retrieved from]]></content>
      </reference>
      <reference order="6">
        <content><![CDATA[http://sabdalangit.wordpress.com/tag/tradisi-weton/]]></content>
      </reference>
      <reference order="7">
        <content><![CDATA[Sandy, K. T. M. (2015, December). Menguak rahasia nasib manusia. Retrieved June 13, 2024, from]]></content>
      </reference>
      <reference order="8">
        <content><![CDATA[http://kitirto.blogspot.com/2015/12/nasib-dilihat-dari-weton-dan-angka.html]]></content>
      </reference>
    </references>
  </article>
</noamArticleMetadata>
